Iran: Tak Akan Penuhi Kesepakatan Selama AS Langgar MoU

6 views
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei

ISLAM LIVE – Iran menegaskan tidak akan memenuhi kewajibannya dalam nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Amerika Serikat selama Washington masih melanggar komitmen yang telah disepakati. Pemerintah Iran menilai hubungan kedua negara kini memasuki fase yang semakin kritis di tengah berlanjutnya saling serang dalam beberapa pekan terakhir.

Seperti yang dilansir dari saudigazette.com.sa pada 13 Juli 2026, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, mengatakan sikap Teheran sejak awal tetap berpegang pada prinsip saling memenuhi komitmen. Menurutnya, pelaksanaan kesepakatan hanya dapat berjalan apabila kedua belah pihak menjalankan kewajibannya secara seimbang.

“Sejak awal kami telah mengatakan bahwa ini adalah persoalan ‘komitmen dibalas dengan komitmen’. Jika pihak lain (Amerika Serikat) mematuhi kewajibannya, kami juga akan memenuhi kewajiban kami,” ujar Baqaei dalam konferensi pers di Teheran, Senin.

Baca Juga:  Presiden Jerman Pukul Bedug di Istiqlal, Simbol Tradisi Islam Indonesia

Baqaei menegaskan tidak ada dasar untuk menuduh Iran melanggar kesepakatan. Ia justru menuding Amerika Serikat telah melanggar berbagai ketentuan dalam MoU dengan berbagai alasan sehingga Iran memilih menangguhkan pelaksanaan kewajibannya.

“Selama pihak lain terus melanggar komitmennya, Republik Islam Iran juga akan menahan diri untuk tidak memenuhi kewajiban yang telah kami sepakati,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa nota kesepahaman yang dimediasi Pakistan kini telah memasuki “fase krisis” akibat meningkatnya pelanggaran yang dituduhkan kepada Washington. Meski demikian, Baqaei menegaskan jalur diplomasi masih tetap terbuka untuk mencegah eskalasi konflik yang lebih luas.

“Diplomasi adalah instrumen yang tidak pernah berhenti. Kami akan menggunakan segala cara untuk melindungi kepentingan nasional kami,” katanya.

Baca Juga:  Mengenal Ho Chi Minh: Bapak Bangsa Vietnam yang Lahir Hari Ini di Era Indochina Prancis

Nota kesepahaman yang disepakati pada 17 Juni lalu semula ditujukan untuk meredakan konflik dan memulihkan keamanan pelayaran di Selat Hormuz. Namun, pernyataan terbaru Iran menunjukkan kesepakatan tersebut semakin sulit dipertahankan karena kedua negara terus saling menyalahkan atas pelanggaran yang terjadi.

TOPIK:

Mari Dukung islamlive.id

islamlive.id berupaya merawat jurnalisme independen yang lahir dari kerja keras para penulis, pembuat video, dan tim editor. Untuk menjaga agar konten-konten dapat terus hadir secara rutin, kami memerlukan dukungan dari para pembaca. Jika kamu berkenan menyisihkan sedikit rezeki untuk membantu kami menghasilkan artikel, video, ataupun infografis yang menyebarkan nilai-nilai Islam yang ramah, inklusif, dan mencerahkan, dukungan itu akan sangat berarti bagi keberlangsungan kerja kami.

BACA JUGA