ISLAM LIVE – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa penguatan layanan kesehatan primer menjadi fokus utama dalam pelaksanaan program Kemitraan Indonesia-Australia untuk Transformasi Kesehatan (KITA SEHAT) yang resmi diluncurkan di Jakarta, Senin (20/7/2026).
Menurut Budi, sistem kesehatan yang kuat harus dimulai dari upaya menjaga masyarakat tetap sehat sehingga kebutuhan terhadap layanan rumah sakit dapat ditekan.
“Prioritas utama adalah menjaga masyarakat tetap sehat. Setelah itu, pemerintah hadir untuk mengobati masyarakat yang sakit. Oleh karena itu, layanan primer harus menjadi fokus utama dalam sistem kesehatan kita,” kata Budi.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Australia atas dukungan yang diberikan melalui program tersebut. Menurutnya, kerja sama ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, termasuk mendorong cakupan imunisasi nasional hingga melampaui 90 persen.
Program KITA SEHAT merupakan kemitraan Indonesia dan Australia yang akan berlangsung hingga 2033 dengan nilai pendanaan mencapai AUD100 juta. Pelaksanaannya melibatkan Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian Kesehatan, Kementerian Pertanian, serta didukung Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT) Australia bersama sejumlah organisasi internasional.
Implementasi program akan difokuskan pada Jawa Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Papua Barat Daya sebagai wilayah percontohan sebelum pengembangan lebih luas.
Selain memperkuat layanan kesehatan primer, program ini juga diarahkan untuk meningkatkan tata kelola sistem kesehatan, memperkuat komponen pendukung layanan kesehatan, serta membangun ketahanan kesehatan nasional melalui kolaborasi pemerintah, mitra pembangunan, dan organisasi internasional.
