ISLAM LIVE – Pantai Tanjung Gading di Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, tidak hanya menawarkan panorama pesisir yang asri, tetapi juga memiliki mata air alami berkualitas tinggi yang dapat diminum langsung tanpa dimasak, menjadi daya tarik tambahan yang didorong promosinya oleh mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Lampung (UML).
Kepala Desa Tanjung Gading, Alinurdin, mengungkapkan sumber mata air di kawasan pantai tersebut telah dilakukan pemeriksaan laboratorium dan terbukti memiliki kualitas baik, menjadikannya potensi wisata alam yang unik dan dapat dikembangkan.
“Di lokasi juga ada mata air. Airnya bisa langsung diminum dan sudah pernah dilakukan pengecekan laboratorium,” kata Alinurdin, Kepala Desa Tanjung Gading, di Desa Tanjung Gading, Sabtu (15/8/2026).
Mahasiswa KKN UML Kelompok Tanjung Gading melakukan peninjauan langsung ke kawasan pantai dan melihat potensi yang cukup menarik, sehingga mereka membantu dari sisi publikasi dan promosi digital dengan membuat akun media sosial khusus untuk destinasi wisata tersebut.
“Setelah kami melakukan peninjauan langsung, kami melihat Pantai Tanjung Gading memiliki potensi yang cukup menarik. Karena itu, kami mencoba membantu dari sisi publikasi dan promosi digital, salah satunya dengan membuat media sosial untuk destinasi wisata ini,” ujar perwakilan mahasiswa KKN UML.
Dokumentasi mengenai panorama pantai, kondisi lingkungan, akses menuju lokasi, hingga potensi mata air menjadi materi untuk memperkenalkan kawasan tersebut kepada masyarakat luas melalui media digital.
Namun, akses menuju lokasi masih menjadi kendala dengan jalan yang tergolong sempit dan sejumlah bagian curam, yang dinilai perlu mendapat perhatian pemerintah apabila kawasan ini hendak dikembangkan sebagai destinasi wisata.
Alinurdin berharap potensi yang ada tidak dibiarkan dan mendapat perhatian infrastruktur agar Pantai Tanjung Gading dapat lebih dikenal dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.
