ISLAM LIVE – Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya mendorong penguatan industri audio Indonesia agar mampu menjangkau pasar Asia-Pasifik.
“Radio tidak hanya didefinisikan sebuah frekuensi. Radio merupakan bagian dari ekosistem audio yang menjadi platform atau satu cara untuk menjangkau audiens lebih luas. Teknologi telah mengubah bagaimana konten audio diproduksi, didistribusikan, dan dinikmati. Pada saat yang sama, perubahan ini menciptakan peluang baru bagi para kreator untuk membangun audiens, mengembangkan IP (Intellectual Property), dan menjangkau pasar yang sebelumnya berada di luar jangkauan mereka,” ujar Menteri Ekraf saat membuka Radiodays Asia 2026 di Hotel Aryaduta, Rabu (02/09/2026).
Ia menilai industri audio membutuhkan kolaborasi antara kreativitas, teknologi, investasi, talenta lokal, dan peluang global.
Radiodays Asia 2026 merupakan forum yang berlangsung 1–3 September, diikuti lebih dari 300 peserta dari 26 negara. mengangkat tema The Evolution of Audio dengan pembahasan AI, jurnalisme, monetisasi, keberlanjutan bisnis audio, serta integrasi radio dan podcast.
