Kemenhaj Banyumas Perketat Skrining Kesehatan Jemaah Haji 2027

2 views
Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Banyumas.

ISLAM LIVE – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Banyumas akan memperketat skrining kesehatan calon jemaah sebagai bagian dari persiapan penyelenggaraan ibadah haji 1448 H/2027 M.

Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Kemenhaj Kabupaten Banyumas Abdul Malik mengatakan, secara umum penyelenggaraan ibadah haji tahun ini berjalan lancar. Namun, evaluasi menunjukkan perlunya pemeriksaan kesehatan yang dilakukan lebih awal dan lebih komprehensif, terutama bagi jemaah lanjut usia.

“Jika gangguan pendengaran dapat dideteksi sejak awal dan ditangani dengan baik, proses pemeriksaan kesehatan maupun pembinaan jemaah akan berjalan lebih optimal,” kata Malik saat diwawancarai di Kantor Kemenhaj Kabupaten Banyumas, Jumat (17/7/2026).

Menurut Malik, pemeriksaan fungsi pendengaran menjadi salah satu perhatian karena gangguan pendengaran dapat memengaruhi komunikasi saat proses pemeriksaan kesehatan. Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan penilaian kesehatan yang kurang tepat apabila tidak terdeteksi sejak awal.

Baca Juga:  RPP Ekosistem Ekonomi Haji Akan Atur Visa, Nusuk hingga Kontrak Multiyears

Selain aspek kesehatan, evaluasi juga menyoroti perlunya penyempurnaan mekanisme penanganan jemaah yang harus menjalani perawatan di embarkasi agar tidak berdampak pada keberangkatan pasangan atau anggota keluarga dalam satu kelompok terbang (kloter). Di bidang pembinaan, Kemenhaj Banyumas akan memperkuat koordinasi dengan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) sekaligus mengingatkan agar tidak ada praktik nonprosedural yang merugikan jemaah.

Menghadapi penyelenggaraan haji 2027, Kemenhaj Banyumas juga mulai memperkuat edukasi mengenai istithaah kesehatan agar calon jemaah memiliki kesiapan fisik sejak masa tunggu. Bersamaan dengan itu, proses validasi data calon jemaah akan ditingkatkan untuk memastikan akurasi data dan kesiapan keberangkatan.

Malik menegaskan hasil evaluasi penyelenggaraan haji tahun ini akan menjadi pijakan dalam meningkatkan kualitas layanan pada musim haji berikutnya. Menurutnya, penguatan skrining kesehatan, edukasi istithaah, validasi data, dan koordinasi dengan KBIHU diharapkan mampu menghadirkan penyelenggaraan ibadah haji 1448 H/2027 M yang semakin profesional, terintegrasi, dan memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh jemaah.

Baca Juga:  Kemenhaj Siapkan Aturan Baru untuk Integrasi Ekonomi Haji dan Umrah
TOPIK:

Mari Dukung islamlive.id

islamlive.id berupaya merawat jurnalisme independen yang lahir dari kerja keras para penulis, pembuat video, dan tim editor. Untuk menjaga agar konten-konten dapat terus hadir secara rutin, kami memerlukan dukungan dari para pembaca. Jika kamu berkenan menyisihkan sedikit rezeki untuk membantu kami menghasilkan artikel, video, ataupun infografis yang menyebarkan nilai-nilai Islam yang ramah, inklusif, dan mencerahkan, dukungan itu akan sangat berarti bagi keberlangsungan kerja kami.

BACA JUGA